Program






Fun Science, Cara Asyik Belajar Sains

Saat ini mungkin masih ada yang menganggap belajar sains identik dengan mata pelajaran IPA di sekolah. Sains cenderung berhubungan dengan hafalan, rumus-rumus dan hitungan. Bagi mereka yang tidak berminat, sains seringkali hanya dipandang sebagai mata pelajaran yang menyusahkan, tidak menarik dan sebagainya. Padahal, sains sebenarnya lebih dari sekadar mata pelajaran. Tujuan belajar sains lebih pada pemahaman bahwa ilmu ini selalu ada di mana-mana dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Berangkat dari keprihatinan bahwa masih banyak orang yang melihat sains adalah sesuatu yang menyusahkan, Tatiana Esti Astuti, selaku Direktur IONs International Education mengadopsi program Fun Science yang berasal dari Spanyol. Tujuan dari program Fun Science adalah membangkitkan rasa ingin tahu dan imajinasi anak-anak di seluruh dunia dengan kegiatan ilmiah yang unik dan berdasarkan partisipasi anak. Program yang digagas di Spanyol pada tahun 1996 ini dapat meningkatkan ketertarikan anak pada sains dan membantu mereka memahami bumi.

Belajar sains dikehidupan sehari - hari

"Fun Science merupakan metode pembelajaran sains untuk anak-anak yang disampaikan secara dramatik, menyenangkan, dan sederhana. Kami menerapkan sistem pendidikan yang terbagi menjadi themed workshop, fun science show, intrakurikuler dan ekstrakurikuler, dan special events (challenges laboratory), yang mana program tersebut menggunakan metode pembelajaran sains yang sederhana, fun, dan berdasarkan partisipasi anak. Materi yang beragam dengan mengangkat tema kehidupan sehari-hari seperti astronomi, kesehatan, lingkungan, gizi, science, dan fun reading," jelas Tatiana.

Fun Science yang diadakan oleh lembaga pendidikan yang berada di Jalan C. Simanjuntak No. 50, Terban, Jogjakarta ini terbagi menjadi tiga kelas, yakni Nutty I untuk anak usia 4 – 6 tahun, Nutty II diperuntukkan bagi anak usia 7 – 10 tahun dan Nutty III khusus untuk usia 11 – 12 tahun. Tatiana menuturkan, banyak keunggulan dari Fun Science yang bisa diperoleh para siswa. Keunggulan tersebut diantaranya, siswa mendapat hiburan, pengetahuan, kemampuan mengamati, analisis, berpikir kritis, solidaritas, pembentukan jati diri, mengorganisasi, dan berkonsenterasi dalam waktu yang bersamaan.

Keberhasilan para siswa dalam program Fun Science tak lepas dari peran para pengajarnya. Semua pengajar program ini berasal dari mahasiswa universitas ternama di Jogjakarta dan sudah melalui tahap seleksi ketat serta training. Tatiana menjelaskan bahwa instruktur Fun Science harus berusia minimal 20 tahun, mahasiswa, mempunyai rasa humor, mau belajar hal baru, bisa bekerja dalam tim, memiliki kepercayaan diri di depan umum, punya ketertarikan di dunia anak-anak dan bisa berbahasa Inggris sederhana. Kriteria tersebut penting agar memudahkan siswa belajar sains.

"Selain pengajar yang berkualitas, para siswa Funs Science juga mendapat berbagai fasilitas seperti alat dan bahan eksperimen lengkap serta merchandising seperti, kaos, note, stiker, dan bolpen. Di samping itu kami memiliki beragam fasilitas penunjang, seperti gedung edukatif yang dilengkapi dengan standard keamanan, WiFi, dan AC. Jika melakukan eksperimen, instruktur akan memberikan kacamata / google dan sarung tangan sesuai standar Fun Science," tambahnya.

Membangun generasi bangsa yang kreatif

"Saat ini kami memiliki 41 siswa Archimedes dan 497 siswa Neutron cabang Daerah Istimewa Yogyakarta untuk program Fun Science. Tidak ada waktu khusus untuk menerima siswa baru, semua bisa dilakukan kapan saja karena Fun Science pun membuka kelas privat," kata Tatiana.

Hingga kini, pihak IONs International Education telah menerima respon positif dari para siswa Neutron dan Archimedes. Akan tetapi, Tatiana mengakui minat masyarakat umum masih kurang dengan minimnya wawasan dan informasi terkait Fun Science. Padahal hasil yang diperoleh jauh lebih memuaskan. Tatiana meyakini di Indonesia banyak anak-anak pintar dan berpotensi. Tatiana juga menambahkan, jika keterampilan ini akan bermanfaat di kemudian hari meski kelak sang anak tidak berprofesi sebagai ilmuwan. Namun, keterampilan tersebut tetap bisa diterapkan dalam semua aspek kehidupan.

"Lewat sains, generasi masa depan akan terbiasa dengan kreativitas, berpikir, memecahkan masalah dan melahirkan gagasan-gagasan baru untuk membawa bangsa ini pada kemajuan. Oleh karenanya, kita harus memanfaatkan potensi yang dimiliki anak-anak untuk kemajuan perkembangan anak itu sendiri dan kemajuan bangsa di masa yang akan datang," demikian harapan Tatiana.



Fun Science

Fun Science is the leading provider of interactive program of chldren of all ages related to science, technology, engineering, and mathematics (STEM) learning.

Every year more than 5 million children participate in our shows all over the world. Based on real and hands-on experience, we teach STEM(Science, Technology, Engineering snd Mathematics) related activities, as well as Environmental and Health Issues in a different, entertaining and leisurely way.

Since 1996 we have developed appropriate activities for children that promote their interest in science and its impact on the world today. 

About us : 

Fun Science is a worldwide company dedicated to engaging children, from age 4 to 5, to the world of SCIENCE

Our approach :

Leaving aside the common clown, we offer guests a fun and participatory event that promotes learning while playing

Hire us now :

To give your child an unforgettable celebration and great memories to share with friends and family!

Other Programs :

Don't forget to ask us about our After-school programs offering great learning value with a larger variety of workshops and our Summer Camps focusing on science, the Environment, Health and Safety, Nutrition, Astronomy and Fun Reading 

Kegiatan


    Belum ada kegiatan lembaga kursus saat ini

Top