Program






Belajar Bahasa Asing dengan WLC

Jika Anda merupakan seorang traveler atau pelajar yang ingin meneruskan studi di luar negeri, penguasaan bahasa menjadi salah satu bekal yang akan sangat membantu. Sudah pasti banyak hal yang menguntungkan jika kita menguasai bahasa asing. Nah, IONs International Education Jogjakarta, menyediakan program bagi Anda yang ingin mempelajari dan memperlancar kemampuan berbahasa asing. Bahkan, pengajarnya pun langsung didatangkan dari negaranya langsung.

Direktur IONs International Education, Tatiana Esti Astuti, mengungkapkan jika lembaga pendidikan yang dipimpinnya membuka World Languages Center (WLC). WLC merupakan lembaga pendidikan bahasa asing yang terdiri dari berbagai macam bahasa asing di dunia, dengan native speaker dan tenaga local teacher sesuai permintaan dari calon siswa.

"Siswa dapat memilih bahasa asing yang ingin dipelajari. WLC membuka beberapa kelas seperti: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Perancis, bahasa Jerman, bahasa Thailand, bahasa Korea, bahasa Belanda, bahasa Italy, bahasa Jepang, bahasa Spanyol, bahasa Arab bahkan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa," tutur Tatiana.

Wanita yang memilih fokus di bidang pendidikan ini mengatakan, jika di WLC kita dapat belajar bahasa apa saja dari berbagai negara di dunia dengan pengajar native speaker yang profesional, bersertifikat juga asli dari negaranya. WLC juga mampu memberikan suasana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang nyaman, interaktif dan tidak menciptakan suasana tegang dengan fasilitas pendukung yang serba canggih. WLC memiliki "Goal Of Course" dalam jangka waktu singkat siswa akan memperoleh target sebagaimana yang diinginkan seperti, Conversation, Target Score Preparation, dan lainnya.

Modal sukses di masa Depan

Menurut Tatiana, banyak keunggulan yang ditawarkan oleh WLC. Selain bisa belajar berbagai macam bahasa asing dengan guru pengajar native speaker, WLC juga didukung fasilitas lengkap standar intenasional yang modern dan canggih, sehingga siswa akan cepat menguasai bahasa asing. Selain berada di area gedung pendidikan modern, WLC juga menyiapkan setiap ruang kelasnya dengan sistem teknologi informasi terbaru dan tercanggih, ruang kelas yang ditunjang multimedia lengkap berisi meja, kursi, door access, smartboard, glassboard, LCD Projector, laptop Mac, CCTV dan AC. Setiap siswa juga diberi smartcard, sebuah kartu identitas siswa yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh fasilitas yang ada di IONs International Education seperti door access, lab komputer, perpustakaan, pembayaran di canteen dan free parking ticket.

"Sejauh ini untuk Jogja, minat belajar bahasa asing cukup tinggi terutama untuk bahasa Inggris, dikarenakan mereka mengejar Program Scholarship Beasiswa UK, Australia, Singapura, dan lainnya. Sedangkan, untuk bahasa lain di luar bahasa Inggris ada peminatnya tetapi masih cenderung minoritas lebih sedikit. Saat ini, WLC sangat diminati para peserta yang ingin masuk Perguruan Tinggi khususnya kelas international. Karena di sinilah tempat yang tepat untuk mempersiapkan kemampuan berbahasa asing bagi mereka," ujar Tatiana.

Tatiana pun menambahkan, selain mengambil kursus bahasa asing guna keperluan studi lanjut ke luar negeri dan studi dalam negeri khusus kelas internasional, ada pula siswa yang melakukan kursus bahasa asing dikarenakan akan mencari pekerjaan di luar negeri atau bahkan memiliki pasangan hidup Warga Negara Asing (WNA). Tetapi secara keseluruhan mayoritas dikarenakan akan melanjutkan studi lanjut ke luar negeri.

WLC membatasi jumlah siswa pada tiap kelasnya. Untuk kelas reguler, per kelas hanya menampung 15 siswa. Sedangkan kelas private khusus mengajar 1- 5 siswa. Keunggulan dari program ini adalah WLC setiap saat menerima siswa baru. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan customer.

Jendela komunikasi Dunia

Pemilik IONs International Education ini menegaskan ada beberapa ketentuan pendaftaran baik untuk kelas private maupun regular. Biasanya, calon siswa melakukan pengisian Form Pendaftaran yang sudah disertakan dengan ketentuan pendaftaran, yang tersedia di Customer Relation Officer (CRO). Kedua, siswa melakukan Placement Test untuk Program Inggris (tertulis dan lisan apabila diperlukan), dan konsultasi. Setelah hasil tes keluar, calon siswa mengisi Form Request Private yang sudah disertakan dengan syarat dan ketentuan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang berlaku. Usai proses penjadwalan, calon siswa akan dihubungi oleh CRO untuk informasi kegiatan belajar mengajar melalui SMS atau telepon.

"Begitu pula dengan ketentuan kegiatan belajar mengajar di kelas private, kami memiliki rules tersendiri diantaranya, jadwal kursus ditentukan pada saat awal pendaftaran sesuai dengan kesepakatan dan tidak diperkenankan diubah kecuali karena sakit atau acara penting. Penggantian kelas karena keperluan instansi, diberikan maksimal sebanyak 2 kali dalam 1 paket jam yang diambil. Apabila karena alasan tertentu pihak instansi bermaksud untuk menjadwalkan ulang inschool training, di luar jadwal yang sudah disepakati, maka harus mendapatkan persetujuan dari lembaga IONs International Education. Jika pemberitahuan dilakukan pada hari-H pelaksanaan kursus maka pertemuan dianggap hangus dan tidak diberikan kursus kelas pengganti serta beberapa poin lainnya yang bisa langsung diperoleh informasinya melalui CRO kami," terangnya.

WLC menerapkan beberapa pilihan jam belajar, yakni 80 menit setiap pertemuan, antara pukul 10.00 - 18.00 WIB. (yang berjalan saat ini). Tatiana menjelaskan, untuk program WLC dikarenakan untuk sementara waktu ini yang berjalan adalah Program Privat maka diarahkan “Off Peak Hours” yaitu pada jam 10.00 - 15.00 WIB. Sedangkan untuk jadwal “Peak Hours” pukul 16.00 - 20.00 WIB dipergunakan untuk Siswa Relasi.

"Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan belajar di WLC. Penguasaan bahasa asing yang baik, membuat kita mampu berkomunikasi dengan orang dari daerah atau negeri lain, sehingga memudahkan kita memperoleh teman baru. Selain itu, dengan mempelajari bahasa asing, kita dapat menambah wawasan mengenai budaya bangsa lain sekaligus melatih otak kita menjadi lebih aktif. Jangan lupa perbanyak berlatih dan membaca buku untuk memperkaya kosakata," ungkap Tatiana.



World Languages Center

Merupakan pusat pendidikan dan kursus berbagai jenis bahasa terpenting di dunia yang ada di IONs International Education. Khususnya Bahasa Perancis, Jerman, Jepang, Korea, Belanda, Spanyol dan Arab.

Kini hadir dengan cara terbaru belajar berbagai bahasa yang tidak monoton dan membosankan, sesuai dengan kebutuhan peserta. Program dan sistem pembelajaran yang interaktif dengan fasilitas lab komputer bahasa yang modern. Diharapkan dapat menumbuhkan minat peserta kursus agar lebih mendalami untuk komunikasi terkait kepentingan studi, bisnis dan kegiatan-kegiatan penting lainnya.

World Languages Center merupakan lembaga kursus yang menawarkan berbagai macam bahasa, diantaranya: Perancis, Jerman, Italia, Spanyol, Arab, Belanda, Jepang, Korea, Thailand, Jawa, dan Indonesia. Kursus berlangsung 2 bulan, 3 pertemuan setiap minggu.



Bahasa Inggris

Bahasa inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Karena bahasa Inggris begitu banyak digunakan, bahasa ini sering disebut sebagai "bahasa dunia" dan lingua franca dari era modern. Walaupun bukan merupakan bahasa resmi di kebanyakan negara, bahasa ini merupakan bahasa asing yang paling banyak dipelajari dimana-mana.

Beberapa ahli bahasa percaya bahwa bahasa inggris sudah bukan merupakan kekayaan kultur yang semata-mata hanya dimiliki oleh "English native speakers" lagi, tetapi lebih merupakan bahasa yang terus menyerap berbagai aspek kebudayaan dari seluruh dunia dan terus berkembang.

Bahasa Perancis

Bahasa Perancis adalah bahasa asing kedua yang paling banyak dipelajari di dunia setelah bahasa Inggris. Bahasa ini merupakan bahasa resmi di 29 negara, yang sebagian besar negara-negara tersebut membentuk apa yang dalam bahasa Prancis disebut La Francophonie, atau komunitas negara-negara berbahasa Prancis.

Bahasa ini adalah salah satu bahasa resmi semua lembaga PBB dan sejumlah besar organisasi internasional. Sejumlah besar kata-kata dan ungkapan dalam bahasa Inggris berasal dari Bahasa Perancis, sehingga "English native speakers" pun seringkali menggunakan istilah-istilah seperti 'au fait' (memahami) atau deja vu (suatu kejadian yang seakan terulang secara identik). Kata-kata seperti "olive" (zaitun), "pate" (adonan), "omelette" (telur dadar) pun sering ditemukan di menu restoran barat, bersamaan dengan "souffle" atau "chocolate mousse" (semacam pudding) sebagai hidangan penutup. Bagi yang belajar bahasa Perancis, pembelajaran beberapa bahasa lain seperti Spanyol, Portugis, dan Italia pun akan menjadi lebih mudah.

Bahasa Jerman

Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa utama dunia dan merupakan bahasa pertama yang paling banyak digunakan di negara-negara Uni Eropa. Dulu, setelah Perang Kemerdekaan di Amerika, Kongres Kontinental memutuskan untuk mengadopsi bahasa baru bagi masa depan Amerika Serikat. Lalu, setelah proses pemungutan suara, bahasa Inggris terpilih sebagai bahasa utama bagi republik baru ini. Namun sebenarnya ia hanya unggul 1 suara dari Bahasa Jerman.

Ada banyak kata-kata yang berasal dari Bahasa Jerman dalam bahasa Inggris, seperti "kindergarten" (Taman Kanak-kanak) dan "Hamburger" (dari kata "Hamburg", kota terbesar kedua di Jerman). Kerabat terdekat dari Bahasa Jerman adalah Bahasa Belanda dan, walau sulit dipercaya, Bahasa Inggris.

Bahasa Belanda

Bahasa Inggris dan juga bahasa Afrikaans. Belanda mungkin adalah bahasa yang paling mudah untuk dipelajari bagi penutur bahasa Inggris. Nenek moyang para pendatang dari Belanda di AS memegang erat bahasa mereka dan banyak kata-kata bahasa mereka yang lalu terserap ke dalam bahasa Inggris, seperti "coleslaw" dari kata "koolsla" (salad kubis), "cookie" dari "koekje" (biskuit). Banyak istilah hukum Indonesia hanya tersedia dalam bahasa Belanda, sehingga bahasa ini mutlak wajib dikuasai oleh mahasiswa hukum dan sejarah.

Bahasa Spanyol

Bahasa Spanyol adalah bahasa ibu urutan kedua di dunia yang paling banyak diucapkan. Meningkatnya stabilitas politik dan ekonomi dari banyak negara hispanophone dan juga jangkauan geografis bahasa spanyol yang sungguh luas di Amerika Latin dan Eropa sebagai target pariwisata para turis telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pembelajaran bahasa Spanyol di seluruh dunia.

Karena bahasa Inggris dan Spanyol sama-sama menggunakan banyak kata-kata latin, seorang yang ahli berbahasa Inggris akan mampu mengenali lebih dari 3.000 kata-kata Bahasa Spanyol! Jika Anda telah belajar bahasa Spanyol, memulai belajar bahasa lain seperti Perancis, Italia dan Portugis akan menjadi jauh lebih mudah.

Bahasa Italia

Italia merupakan bahasa asing urutan ke-empat yang paling banyak diajarkan di dunia. Ini juga merupakan bahasa utama dari Kota Vatikan. Pengaruh sejarah kebudayaan Italia dalam hal musik, makanan, arsitektur, desain, sastra dan ilmu pengetahuan juga sangat menonjol dalam bahasa lain. Orang sering mengatakan "ciao" saat berpisah, makan secara "al fresco", memesan "pizza", "spaghetti", "broccoli" atau "cappuccino". "Fiasco" dan "propaganda" juga berasal dari Bahasa Italia.

Pengetahuan bahasa Italia akan memudahkan pembelajaran tata bahasa dari bahasa Roman lainnya, seperti Bahasa Perancis. Anda akan menemukan bahwa beberapa kata dalam Bahasa Italia sangat mirip dengan Portugis dan Spanyol. Bahkan, orang sering mengatakan bahwa orang Italia bisa hidup di Brasil atau Argentina dengan hanya berbahasa Italia.

Bahasa Arab

Bahasa Arab adalah bahasa resmi dari 22 negara yang membentuk Liga Arab. Ini adalah bahasa asli bagi lebih dari 200 juta orang yang tinggal di wilayah yang secara geografis juga dikenal sebagai 'Dunia Arab'. Bahasa Arab juga merupakan bahasa liturgis bagi lebih dari satu miliar umat Islam di seluruh dunia, karena itu merupakan bahasa pewahyuan (Al-Qur'an), Kitab Suci Islam. Modern Arabic Standard (Bahasa Standar Arab Modern), atau MSA, menyerupai bahasa Arab klasik, tetapi lebih mudah. Bahasa ini dipahami di seluruh dunia Arab dan digunakan oleh presenter televisi dan politisi di sana.

Bahasa Arab telah memberikan banyak kontribusi bagi bahasa Inggris seperti [koton] (kapas) [succar] (gula), [ghazal] (hewan gazelle), [qithara] (Guitar), [alcoo hool] (alkohol), [sahra a] (sahara), [qeerat], (karat emas), dan [laymoon] (lemon).

Bahasa Mandarin

Sekitar satu dari lima penduduk dunia berbicara Cahasa Cina. Mandarin adalah bahasa resmi Republik Rakyat Cina dan merupakan dialek yang penggunaannya paling luas, dengan lebih dari 800 juta penutur.

Beberapa kata-kata dari Bahasa Cina sudah akrab bagi penutur Bahasa Inggris, dan sebaliknya. Peminat seni bela diri pasti mengenal kata Gongfu (Kung-fu). Orang Cina yang haus juga mungkin akan memesan "Kele" atau "Kafei", yang merupakan kata serapan "Coca Cola" dan "Coffee".

Belajar mandarin juga ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Tata bahasa Cina sangat lugas, tanpa konsep waktu, tanpa bentuk jamak, tanpa kasus, dan tidak juga dibagi menjadi maskulin dan feminin seperti halnya bahasa-bahasa Eropa (yang seringkali membuat pembelajaran bahasa eropa menjadi teramat sulit). Mempelajari cara membaca dan menulis huruf Cina akan membantu Anda menguasai tulisan Jepang lebih cepat, karena bahasa Jepang banyak menggunakan huruf Cina dengan arti yang sama persis.

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang adalah bahasa resmi Jepang. Di berbagai negara, ada banyak juga orang berasal dari Jepang. Tidak ada pembagian gender dalam kata-kata Bahasa Jepang, yang mungkin akan sedikit melegakan bagi yang berminat belajar bahasa ini. Aturan penggunaan artikel dalam Bahasa Jepang juga tidak sebanyak bahasa Inggris, dan kata-katanya yang tidak memiliki bentuk tunggal atau jamak. (Kata [tomodachi] dapat berarti seorang teman maupun beberapa teman).

Tantangan yang paling utama kemungkinan adalah dalam hal mempelajari huruf Jepang. Lalu, Bahasa jepang juga tidak memiliki lafal atau nada dan setiap suku kata umumnya diberi penekanan yang sama. Pengetahuan berbahasa Jepang akan sangat membantu jika Anda berniat untuk belajar bahasa Korea, karena kedua bahasa tersebut memiliki karakter struktur yang sangat mirip.

Bahasa Korea

Korea adalah bahasa resmi dari Republik Korea (Korea Selatan) dan Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara). Bahasa Korea juga digunakan dalam komunitas etnis Korea yang besar di Cina, Jepang, Amerika Serikat dan Asia Tengah. Korea banyak sekali menyerap kata-kata dari bahasa Inggris, termasuk kosakata dasar seperti: [tomat], [pisan], (piano), [computer], dan [printer]. Dalam hal kosakata, Bahasa Korea juga paling dekat dengan Bahasa Jepang. Bahasa ini juga banyak menggunakan kata-kata yang berasal dari Bahasa Cina. Keahlian dalam Bahasa Korea akan sangat membantu Anda ketika belajar bahasa Jepang dan juga akan memudahkan pembelajaran kosakata Bahasa Cina dasar.

Bahasa Thailand

Dialek Bahasa Thai dari Thailand tengah dianggap masyarakat sebagai bahasa standar Thailand dan dialek ini digunakan di seluruh Thailand: di sekolah-sekolah, di media dan di berbagai forum resmi. Bahasa Thai adalah bahasa nada, sehingga pengguna bahasa ini harus terbiasa mengenali nada berbeda dari kata-kata. Thailand memiliki lima nada: Nada pertengahan seperti dalam [kilometer], nada rendah seperti dalam [baru], nada tinggi seperti dalam [kayu], nada jatuh seperti dalam [tidak] nada naik seperti dalam [sutra].

Tingkat kesulitan dalam mempelajari keahlian untuk mendengar dan memproduksi nada yang berbeda ketika berbicara dalam Bahasa Thai berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang bisa dengan mudah menguasai, dan ada yang perlu banyak latihan sebelum bisa mengucapkan dengan benar. Bahasa Thai terkait erat dengan Bahasa Laos.

Bahasa Indonesia

Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Jumlah warga Indonesia yang fasih berbahasa Indonesia pun semakin mendekati angka 100%. Dengan besarnya populasi negara ini, Bahasa Indonesia pun dengan cepat menjadi salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Bahasa Indonesia modern mengambil banyak kata-kata dari berbagia bahasa asing seperti Belanda, Arab, dan Portugis.

Bahasa Indonesia memiliki tata bahasa yang sederhana, hampir tanpa konsep waktu maupun gender, dua hal yang terkadang membuat pembelajaran bahasa-bahasa Eropa menjadi sulit. Bahasa Indonesia berkaitan erat dengan bahasa Jawa, Filipina dan Melayu.

Bahasa Jawa

Bahasa Jawa adalah bahasa orang Jawa dari bagian tengah dan timur pulau Jawa di Indonesia. Ada juga segelintir penutur bahasa Jawa di sepanjang pantai utara Jawa Barat. Bahasa ini merupakan bahasa ibu bagi lebih dari 40% dari total populasi Indonesia.

Bahasa Jawa memiliki kosakata yang kaya dan beragam dan mengandung banyak kata-kata pinjaman dari berbagai bahasa yang serupa. Jawa diucapkan secara berbeda tergantung konteks sosialnya, 'Ngoko' (Informal), 'Madya' (penengah antara ngoko dan krama) dan 'Krama' (sopan dan formal).

Kegiatan


  • 3 Bahasa Asing Penunjang Karier

    KOMPAS.com - Berencana mengembangkan karier di dunia internasional? Ke depannya diperkirakan ada tiga bahasa yang semakin populer, yakni Mandarin, Jepang…

Top