Karya Siswa

Siomay ala siswa True Mandarin

Siomai atau siomay adalah salah satu jenis dim sum. Dalam bahasa Mandarin, makanan ini disebut shaomai, sementara dalam bahasa Kanton disebut siu maai. Dalam dialek Beijing, makanan ini juga ditulis sebagai ??, dan juga dibaca shaomai. Kulit siomai adalah serupa dengan kulit pangsit. Makanan ini konon berasal dari Mongolia Dalam.

Masakan Cina
Dalam resep masakan Cina, siomai adalah daging babi cincang yang dibungkus kulit yang tipis dari tepung terigu. Walaupun demikian, siomai juga dibuat dari udang, daging kepiting, atau daging sapi. Siomai dibuat berbentuk silinder, dan di atasnya diberi hiasan seperti telur kepiting, parutan wortel, atau kacang polong. Setelah dimatangkan dengan cara dikukus, siomai dimakan dengan cuka atau kecap asin.

Masakan Indonesia
Dalam masakan Indonesia terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Siomai juga tidak lagi dibungkus dengan kulit dari tepung terigu.

Beberapa waktu lalu siswa True Mandarin dari SMP Kristen 1 Klaten, diajak belajar di dapur ICC untuk belajar mengenal bahan – bahan makanan dan alat – alat dapur dalam bahasa Mandarin sambil praktik membuat siomay untuk dinikmati bersama – sama.

Go Green Christmas

Perayaan Natal kurang lengkap rasanya tanpa memasang pohon natal sebagai dekorasi Natal. Kita dengan mudah menjumpai pohon-pohon Natal dari yang berukuran kecil untuk diletakkan di meja, sampai yang berukuran besar yang dipajang di mall – mall, hotel, maupun restoran.
Siswa Siswi True Mandarinpun tak mau kalah membuat pohon natal dari bahan – bahan bekas maupun daur ulang. Belajar menjaga lingkungan hidup dengan membuat pohon Natal “Go Green Christmas” di natal 2013 lalu.

Lampion - lampionku

Lampion adalah sejenis lampu yang biasanya terbuat dari kertas dengan lilin di dalamnya. Lampion yang lebih rumit dapat terbuat dari rangka bambu dibalut dengan kertas tebal atau sutera bewarna (biasanya merah).
Keberadaan lampion tidak dapat dipisahkan dari tradisi perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Lampion menjadi semacam atribut budaya yang menandai peralihan tahun dalam penanggalan Tionghoa. Imlek kurang terasa meriah tanpa kehadiran lampion yang menghiasi sudut-sudut jalan, kelenteng, dan rumah-rumah warga peranakan Tionghoa.
Pendar cahaya merah dari lampion memiliki makna filosofis tersendiri. Nyala merah lampion menjadi simbol pengharapan bahwa di tahun yang akan datang diwarnai dengan keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan. 
Pada perayaan imlek 24 Januari 2014 lalu siswa siswi kelas kids diajak belajar membuat lampion dengan berbagai variasi bentuk. Melalui kegiatan ini anak – anak belajar menuangkan ide kreatif mereka menjadi lampion yang menarik dan lucu.

Hari IBU

Setiap Hari Minggu ke dua di Bulan Mei dirayakan sebagai 'Hari Ibu' di berbagai negara di dunia termasuk China dan Taiwan. Oleh karena itu murid-murid Program True Kids SD 456 membuat ucapan dalam bahasa Mandarin untuk Ibu mereka tercinta. Ucapan tersebut bertuliskan 'Selamat Hari Ibu' dan 'Mama, Aku Sayang Padamu'

Selamat Hari Ibu

Mama, Aku Sayang Padamu..

True Kids 456- Making a Dragon for The Chinese Dragon Boat Festival

Festival Perahu Naga China dilaksanakan pada hari ke 5 bulan ke 5 kalender bulan yang digunakan di China. Festival ini merupakan Hari Libur yang penting untuk dirayakan oleh masyarakat China, dan merupakan salah satu yang yang memiliki sejarah paling panjang. Dalam perayaan tersebut biasanya dirayakan dengan makan Bacang (Sejenis Makanan tradisional dari beras), minum anggur dan lomba balap perahu Naga. Balapan Perahu Naga pada Festival Perahu Naga adalah cara tradisional untuk menyelamatkan Penyair Patriotik Chu Yuan. Chu Yuan tenggelam pada tanggal 5 bulan 5 tahun bulan atau pada 227 SM. Masyarakat China biasanya melempar daun bambu yang berisi nasi kedalam air. Akan tetapi karena ikan - ikan lebih mendapat nasi dari pada sang pahlawan. Akhirya saat ini kebiasaan tersebut diganti dengan memakan Bacang.

Siswa True Mandarin juara 1 di Mandarin Festival

Asosiasi Pendidik Dan Pengembang Bahasa Mandarin Indonesia (APPBMI) menyelenggarakan Lomba Bahasa Mandarin yang bertajuk 'Mandarin Festival' 2012 di Restaurant Pacific, Jl Magelang Km 4,5, Minggu (15/4). Lomba tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok yakni, SD Reguler, SD 3 Bahasa, SMP, dan SMA/SMK dengan kategori Membaca Puisi Klasik, Membaca Puisi Modern, Membaca Artikel dan Chinese Bridge.

Dalam kesempatan ini, salah satu siswa True Mandarin Program SD 456, Irene Maura Carmelia memenangkan Juara Pertama Lomba Baca Puisi Modern Tingkat SD Reguler 4-6. Irene adalah murid kelas 4 SD Budya Wacana Yogyakarta. Selain mendapatkan piala dan piagam, Irene juga mendapatkan uang pembinaan sebagai hadiahnya.

Kegiatan


  • Happy Hour Kids

    Setelah beberapa waktu lalu kelas dewasa mengadakan kegiatan “ Happy Hour “ yakni variasi kelas  yang di kemas dalam pembelajaran…

  • Happy Hour

    Kamis, 7 Agustus 2014 yang lalu, beberapa siswa dari kelas True Mandarin mengikuti kegiatan “ Happy Hour “ yakni variasi…

  • Trial Class Mandarin

    Antusias siswa untuk belajar bahasa Mandarin mulai meningkat. Berbagai alasan disampaikan siswa saat ingin mempelajari bahasa Mandarin seperti di sekolah…

Top